Kelompok 7 BAHAN AJAR INTERNET
Anggi Brillian P P
Benediktus Kayus
Dimas Purwandanu
Inayatus Suffah
Milatul Masruroh
A. Kompetensi Inti
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
B. Kompetensi Dasar
3.1 menganalisis sitem pemerintahan, sosial,
ekonomi dan kebudayaan masyarakat indonesia pada masa kerajaan kerajaan besar
Hindu Budha untuk menentukan faktor yang berpengaruh dalam kehidupan masyarakat
indonesia pada masa itu dan masa kini
C. Indikator
Mendeskripsikan corak kehidupan masyarakat ( politik,sosial, ekonomi Bbdaya ) masyarakat indonesia pada masa kerajaan Singhasari
Mendeskripsikan corak kehidupan masyarakat ( politik,sosial, ekonomi Bbdaya ) masyarakat indonesia pada masa kerajaan Singhasari
Kehidupan Politik, Sosial, Ekonomi dan Budaya kerajaan Kutai Kertegara
Kerajaan yang terkenal dengan rajanya yang bernama kudungga
mulawarman ini merupakan kerajaan yang dapat dikatakan sebagai kerajaan tertua
nusantara bercorak Hindu di Indonesia sampai saat ini, mengingat bahwa
kehidupan Hindu yang ketat terikat dengan peraturan peraturan yang di sebut
kasta akan timbul pertanyaan apakah mungkin seseorang yang di lahirkan tidak
sebagai orang Hindu dapat memperoleh perlakuan sebagai orang Hindu dan
terdaftar dalam sebuah kasta, di dalam kepercayaan Hindu terdapat ajaran bahwa
seseorang yang telah tercemar dan karenanya dikeuarkan dalam kasta dapat doterima kembali kedalam kastanya lewat
upacara penebusan kasta atau penebusan dosa, yang dikenal dengan upacara Vratyastoma, dari uraian diatas mengapa seorang raja yang
dahulunya bukanlah seorang yang terlahir Hindu bisa masuk dalam kasta
dikarenakan adanya peran lokal jenius pada saat itu sehiingga ajaran Hindu di
india sebagai pusatnya berbeda dengan Hindu yang berkembang di kutai dan
Indonesia sekarang ini.
Kerajaan Kutai ini dapat di tafsirkan keberadaannya dalam prasasti
yang terkenal yaitu prasasti yupa, meskipun demikian prasasti ini hampi tidak
ada kemungkinan mengungkapkan bagaimana kehidupan masyarakat pada zaman
kerajaan Kutai Kuno, hal ini di sebabkan prasasti ini hampir sama sekalai tidak
membicarakan tentang keadaan masyarakat pada masa itu. Namun hal ini tidak
berarti bahwa kita sama sekali tidak tidak dapat membayangkan bagaiamana
keadaan masyarakat pada masa kutai kuno, di tuliskannya beberapa prasasti
mulawarman dengan mempergunakan bahasa bahasa sanksekertadan palllawa
menjadikan semua ini sebagai petunjuk bahwa dipastikan ketika itu sudah ada
penduduk kutai kuno yang hidup dalam Suasana peradaban india meskipun sudah di
akulturasikan dengan lokal jenius masyarakat asli, dan dapat di mungkinkan pula
bahwa terdpat masyarakat yang sudah bisa mengenal bahasa sanksekerta meskipun
tidak semua rakyat mengetahuinya. Dan ini menggambarkan pula bahwa golongan brahmana
pada masa itu merupakan golongan tersendiri dalam masyarakat kutai kuno.
Melihat dari posisi kerajaan kutai itu sendiri yang dekat dengan
aliran sungai maka dapat di simpulkan bahwa banyak masyarakat yang
bernatapencaharian sebagai petani, lading, peternak dengan bukti tulisan
Jivadana yang mengarah keada pengorbanan hewan utuk upacara meskipun hal ini
belum bisa di buktikan secara riil atas kebenaran hipotesis tersebut.
Berbanding terbalik dengan kabar tentang corak sosial, ekonomi
masyarakat yang sedikit, dalam prasasti segi agamalah yang sering tertulis di
dalamnya khususya agama dalam masa mulawarman., dapat di pastikan kalangan
bangsawan menganut agama Hindu dengan disebutkannya nama nama raja mulawarman
yang di sandingkan dengan Yudhstirra dan nama dewa angsurman atau dewa matahari
meruakan dewa yang ada dalam agama Hindu.
Comments
Post a Comment